Saturday, May 12, 2012

Kehilangan Pulsa Saat Pertama Membeli Smart Phone Android

Kehilangan Pulsa Saat Pertama Membeli Smart Phone Android - Android-9 Pengalaman Admin yang cukup menggelitik, maklum lah pertama memeagang Smartphone Android pada saat itu.Awalanya admin sama sekali gaptek untuk menggunakan ponsel berbasis Android itu.Yang lebih parahnya lagi admin pertama memegang android, paling enggan untuk tanya tanya, maklum adminya agak Jaim(jaga Image). Admin pertama membeli Pulsa saat itu admin menggunakan Operator Tree(3)GSM. Pada saat aktivasi kartu adim mempunya pulsa sejumlah 20.000,- Maklum anak Bokek(Gak Punya Uang).

Biasa pertama megang android agak narsis dikit. Buka sana Buka sini Aplikasi yang sudah tersedia. Namun pada saat beberapa menit kemudian, admin mencoba untuk SMS Teman, admin heran kenapa yah kok, SMSnya gak kekirim terus, padahal admin udah coba beberapa kali pada teman-teman admin namun hasilnya semua sama.

Admin penasaran kok bisa begitu yah, padahal admin kan sudah mempunyai pulsa sebanyak 20.000,-. Ahh,, daripada penasaran admin coba Cek Pulsa, dan alhasil Pulsanya tinggal 80,- lagi,??? Knapa yah.?? sambil bertanya-tanya pada diri sendiri, admin merasa prustasi berat, karena admin benar-benar orang Bokek(Gak Punya Uang), dan admin juga pantang menanyakannya pada teman, maklum Orang Jaim(jaga image).

Pada Saat itu admin masih mempunya pulsa modem. lalu admin Searching di Mbah Google, cari solusinya, namun beberapa kali admin memasukan Keyword pada Mbah google, namun alhasil tidak ada Rtikel tentang "KEHILANGAN PULSA SAAT MEMAKAI ANDROID" hahaha :D keyword tersebut jelas gak ada, makannya admin sekarang menulis Judul tentang "Kehilangan Pulsa Saat Pertma Membeli Smart Phone Android" siapa tau ada yang sama nasibnya dengan admin.

Nah setelah admin merasa bosan mencari artikel tersebut hampai mata admin Berair, hahahah.. :D admin coba menanyakan pada Operator Yang bersangkutan dengan GSM yang admin pake, namun ternya malah bikin pusing jawabanya malah gak ngasih solusi, yang ada tambah BT :( yah biarlah. Pada keesokan harinya admin mempunyai uang untuk membeli pulsa lagi, nominalnya 10.000,- wah makin parah dari pengisian yang semula. Admin berpikir pada saat itu mungkin pulsa yang 20.000,- itu dipakai untuk registrasi pertama, maklumlah admin benar-benar gaptek. Pada saat itu admin mencoba untuk SMS teman lagi, dan pada saat ini admin berhasil SMS.

Admin masih penasaran, kemudian admin Cek sisa Pulsa admin, Ternyata..... Abis lagi,??? Bertnya-tanya lagi.???????? admin pusing, kemudian admin berpikir, hentikan Jaim(jaga image), admin bertnya pada teman-teman admin yang masih juga baru memegang si Android itu, alhasil teman admin berkata, NASIBMU SAMA DENGAN SAYA, kenapa.? kok bisa sama tanya admin. Teman admin berkata, yah jelas aja pulsanya bakal abis, pasti kamu mengaktifkan paket datnya yah.? jawab teman saya. Iya jawab Admin. Nah sekarang coba sekarang disconnect paket datanya, jawab Teman admin. Caranya begini :



  • Langkah pertama Buka settings dan pilih Nirkabel dan jaringan :



  • Setelah itu pilih opsi Jaringan seluler :



  • Kemudian setelah itu Nonaktifkan Paket datanya :



Owhhhh... begitu yah.?? pada saat itu admin merasa lega dan mencoba mengisi kembali pulsa yang 5.000,- ternyata aman.

Nah sahabat pembaca, ini cerita indomi admin, :D bagaimana ceritamu tentang pengalaman memakai android.? 


"Jika Androider ingin menggunakan data Paket sebaiknya Androider berlangganan paket Internet pada Operator GSM/CDMA androider, biar kejadiannya gak sama dengan admin ini. :D " Terimakasih sudah berkunjung.!!!!!!
READ MORE - Kehilangan Pulsa Saat Pertama Membeli Smart Phone Android

Wallpaper HD Series 21-30

Download Wallpapers HD Size (1280×800) :
Klik gambar untuk memperbesar.











READ MORE - Wallpaper HD Series 21-30

Wallpaper HD Series 11-20

Download Wallpapers HD Size (1280×800) :
Klik gambar untuk memperbesar.











READ MORE - Wallpaper HD Series 11-20

Wallpaper HD Series 01-10

Download Wallpapers HD Size (1280×800) :
Klik gambar untuk memperbesar.












READ MORE - Wallpaper HD Series 01-10

Smartphone Android Pertama



Smartphone Android Pertama - Android 9. Sebelum Apple membuat iPhone dengan mengadopsi layar sentuh yang kini menjadi suatu hal yang wajib untuk perangkat smartphone, di pihak lain Google juga tengah merancang sebuah ponsel dan sistem operasinya sendiri di tahun yang sama.
Menariknya, ternyata versi awal pengembangan sistem operasi Android itu sangat jauh berbeda dengan yang kita kenal saat ini.
Seorang pengembang bernama Steven Troughton-Smith melalui blog pribadinya mengatakan bahwa ia telah memperoleh perangkat referensi Android pertama yang disebut dengan Google Sooner, yakni perangkat berbasis OMAP850 yang dikembangkan oleh HTC. Perangkat itu menjalankan platform Android yagn tengah dikembangkan mulai 15 Mei 2007 silam.
Dalam blognya, Troughton-Smith menjelaskan secara rinci versi awal dari sistem operasi Android, plus menyertai beberapa komentar dan screenshot dengan resolusi tinggi tentunya. Selain minus fitur sentuhan, perangkat itu juga terlihat beberapa perbedaan, seperti tidak terlihatnya home screen Android seperti yang kita kenal. Sebaliknya, dalam gambar itu justru hanya terlihat sebuah jam analog yang besar dan bar Google search.
Dalam komentarnya, Troughton-Smith mengatakan, "Cukup jelas bahwa Android sedang dirancang untuk target yang sama sekali berbeda sebelum iPhone dirilis. Apa yang kita lihat di sini akan dipasangkan secara sempurna dengan dunia Symbian dan BlackBerry."
Beberapa pernyataan yang diungkap Troughton-Smith ternyata telah direspon oleh Diane Hackthorn, seorang pekerja di Android engineering group, yang diposting pada OSNews, yang mengarah pada apa yang diungkap Troughton-Smith "sedikit menyesatkan".
Hackthom mengatakan bahwa ia bergabung ke dalam team Android pada 2006, dan menjelaskan bahwa Dream (yang dikenal sebagai T-Mobile G1) dan Sooner pada dasarnya adalah sama. Keduanya menurut Hackthorn hanya terlihat berbeda pada tampilan user interface di Sooner yang dioptimalkan untuk input non-sentuh, tetapi kode yang mendasari adalah versi yang sama dari Android.
Ia juga mengatakan, "Saya tidak ingat tanggal yang tepat, tapi saya yakin keputusan untuk men-drop Sooner dilakukan sebelum peluncuran iPhone.

Sumber : http://www.tabloidpulsa.co.id/news/3785-ini-dia-salah-satu-ponsel-pertama-android
READ MORE - Smartphone Android Pertama

Tentang Sistem Android


Sejarah
Kerjasama dengan Android Inc.
Pada Juli 2005, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler.

2007-2008: Produk awal
Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).
Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.

Android versi 1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.

Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)

Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.

Fitur

Fitur yang tersedia di Android adalah:
Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
SQLite: untuk penyimpanan data.
Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3,
AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)
Android bagi komunitas sumber terbuka (open source)
Android memiliki berbagai keunggulan sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.
Para penggemar open source kemudian membangun komunitas yang membangun dan berbagi Android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan dalam suatu carrier-sanction firmware.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Android_(sistem_operasi)
READ MORE - Tentang Sistem Android

Saturday, May 5, 2012

Vlingo vs. Iris (Siri clone for Android) app reviews

Here's a quick demonstration of two productivity apps, Vlingo and Iris. Iris is modeled after Siri, the digital personal assistant app for the iPhone 4S. I have very limited experience with Siri, but every iPhone user I know says it works nothing like they demonstrate on TV.

You'll see from the video that my preference is with Vlingo. Although Vlingo doesn't talk back to you, it does execute your commands much better than Iris (which is Siri backwards). Clever? Not really.

You can read my review of Vlingo here and Iris here.

READ MORE - Vlingo vs. Iris (Siri clone for Android) app reviews
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...